13 Sate Khas Daerah Yang ada di Indonesia

13 Sate Khas Daerah Yang ada di Indonesia

 

Sate Khas Daerah yang terletak di indonesia sangat bermacam- macam, hingga kali ini kita hendak mangulas tentang sate di Indonesia. Sate pada dasarnya merupakan hidangan bakaran yang bisa dibuat dari potongan ataupun irisan daging ayam, ataupun daging sapi, ataupun daging kambing maupun dari daging ikan serta lain sebagainya yang ditusuk- tusuk berderet jadi satu, kemudian terbakar di atas api, dengan berbagai macam alterasi bumbunya serta metode penyajiannya. Berikut adalah macam macam sate di nusantara:

1. Sate Khas Madura

Sate Khas Madura ini telah sangat terkenal, sate khas Indonesia ini berbumbu kacang serta kecap dengan irisan bawang merah serta cabai. Umumnya dibuat dari daging ayam, tetapi terdapat pula yang dibuat dari daging sapi. Sate Madura jadi sangat terkenal selaku sate khas Indonesia sebab banyak penjual sate madura ini yang menjajakan dagangannya di seantero daerah Indonesia, mulai dari yang dijajakan secara berkelana dengan bakul yang ditaruh di atas kepala ataupun yang dengan bambu ataupun batang kayu ditaruh di atas pundak, serta terdapat pula yang dijual di restoran ataupun warung secara menetap di sesuatu tempat tertentu. Sate madura disajikan dengan lontong serta irisan bawang merah serta irisan cabai rawit, tidak hanya lontong, dapat pula disajikan dengan nasi ataupun ketupat. Biayanya pula sangat bermacam- macam bergantung jumlah ataupun jatah sajiannya serta tempat ataupun metode menjajakannya.

 

Baca Juga : Sate Khas Madura Bumbu Kental

 

2. Sate Khas Tegal

 

Sate Khas Tegal ini dinamai cocok asal daerahnya, ialah di Tegal. Sate Tegal itu dibuat dari daging domba ataupun kambing muda yang kerap diucap selaku balibul ataupun kambing berumur dibawah 5 bulan, sehingga dagingnya empuk, gampang digigit, dipotong- potong dadu berdimensi dekat 2 sentimeter yang kemudian ditusuk dengan sayatan batang bambu serta setelah itu terbakar di atas bara arang kayu ataupun arang batok kelapa. Sate tegal dapat disantap dengan nasi, ataupun lontong ataupun ketupat.

3. Sate Klathak

Tipe sate khas Indonesia selanjutnya merupakan Sate Klathak yang berasal dari Yogyakarta. Sate yang dibuat dari daging kambing ini memanglah jadi santapan khas dari kota keraton. Menawarkan rasa yang kenyal, gurih, serta pastinya manis semacam santapan khas Yogyakarta pada biasanya, sate klathak jadi salah satu wisata kuliner harus dikala ke Yogyakart. Sate yang telah sangat populer akhir- akhir ini, ikut menaikkan alterasi tipe sate di Indonesia ini, dibuat dari irisan daging kambing yang diberi bumbu minimalis berbentuk larutan garam serta bawang putih yang kemudian ditusuk dengan jeruji besi serta setelah itu di bakar di atas arang kayu, sampai memunculkan bunyi klatak- klatak yang khas. Sate klatak ini umumnya disajikan dengan pasangan berbentuk kuah gulai kambing, serta dengan nasi ataupun lontong.

4. Sate Khas Padang

Sate Khas Padang ini disajikan dengan bumbu khas padang yang dibuat dari larutan tepung beras berbumbu kuning ataupun merah, yang didominasi bumbu kunyit ataupun cabai merah. Sate padang ini dibuat dari jeroan sapi yang direbus dengan bumbu, terdapat kikil, lidah, paru, serta lain sebagainya. Tetapi terdapat pula yang membuat sate padang dari bahan bumbu ayam. Ada pula bumbunya terdiri dari aneka bumbu yang dicampur dengan larutan tepung beras, ialah terdapat jinten, ketumbar, bawang merah serta bawang putih, merica serta memperbanyak kunyit bila mau bumbunya bercorak kuning ataupun tambahkan serta campur dengan cabai merah serta memperbanyak komposisi jumlahnya bila mau bercorak merah. Penyajiannya dapat dengan lontong ataupun nasi serta bisa ditambahkan dengan keripik balado singkong.

5. Sate Maranggi

Sate maranggi ialah kuliner khas Purwakarta yang sanagt menggugah selera. Memakai daging kambing selaku bahan utama, sate ini umumnya dibumbui dengan bumbu rempah yang disajikan dengan potongan tomat serta irisan cabai.

Pembeda sate Maranggi dengan sate kambing yang lain merupakan bumbu yang digunakannya ini. Saat sebelum terbakar, irisan daging domba direndam dengan pasta cabai hijau yang telah dicampur dengan cuka tebu. Buat penyajiannya, sate maranggi bisa dinikmati dengan irisan bawang merah serta potongan tomat. Sate maranggi ini umumnya dibuat dari daging sapi, tetapi terdapat pula yang dibuat dari daging kambing. Yang membedakan sate maranggi ini merupakan pada proses marinate ataupun perendaman irisan dagingnya ke dalam bumbu, sehingga tidak membutuhkan saus pasangan sebab bumbu telah menyerap ke dalam potongan dagingnya. Ada pula bumbu rendamannya antara lain terdiri dari ketumbar, jahe, kunyit, kemudian lengkuas, dan sedikit cuka yang umumnya merupakan cuka lahang, ialah cuka yang terbuat dari aren. Rasa sate maranggi ini mirip dengan dendeng.

6. Sate Khas Makasar

Tipe sate khas Indonesia berikutnya merupakan Sate Makassar yang berasal dari Makassar cocok namanya. Sate Makassar umumnya dibuat dari jeroan sapi ataupun kambing yang dibumbui dengan saus belimbing. Perihal ini pula yang membuat sate makassar mempunyai cita rasa yang unik, ialah asam serta sedikit pedas yang khas. Bila sate pada biasanya disajikan dengan saus, sate makassar tidak disajikan dengan saus ataupun kuah apapun. Pemberian bumbu cuma dicoba pada dikala sate masih mentah.

7. Sate Kere

Sate kere ini agak berbeda dari sate di Indonesia yang yang lain sebab tidak dibuat dari daging melainkan umumnya dibuat dari ampas tempe ataupun ampas ketahui yang kerap diucap selaku gembus. Bumbunya merupakan bumbu kecap serta gilingan kacang tanah dan irisan bawang merah. Tidak hanya gembus, sate kere umumnya pula dikombinasikan dengan irisan jeroan, semacam kikil, paru, ginjal, koyor, iso serta lain- lain yang telah direbus serta dibumbui garam terlebih dulu. Sate kere ini berasal dari wilayah Solo.

8. Sate Buntel

Sate yang lain yang harus kalian coba merupakan sate buntel asal Jawa Tengah. Sate ini paling utama sangat terkenal di Solo serta Surakarta. Walaupun bersama memakai daging sapi serta domba, tetapi sate buntel sangat berbeda dengan sate lain di Indonesia. Awal, daging sapi ataupun domba yang telah dicincang diberi bumbu berbentuk bawang merah, bawang putih, jahe, serta jintan. Setelah itu sate dibungkus dalam kantung lemak sapi saat sebelum kesimpulannya ditusuk serta terbakar. Nama sate buntel sendiri berasal dari proses membungkus( buntel) yang dicoba saat sebelum terbakar. Sate buntel umumnya dibuat dari cacahan daging kambing yang dicacah dadu kecil- kecil yang kemudian dibungkus dengan usus ataupun lemak kambing setelah itu ditusuk dengan lidi ataupun sayatan bambu kemudian terbakar diatas arang kayu, disajikan dengan bumbu kecap saja ataupun kecap yang dicampur ulekan kacang tanah.

9. Sate Lilit

Sate lilit ini berasal dari Bali, dibuat dari cacahan daging ayam yang dicampur dengan bumbu- bumbu kemudian dioleskan pada batang sereh setelah itu terbakar. Disajikan tanpa bumbu pasangan. Ada pula bumbu kombinasi irisan daging ayamnya merupakan parutan kelapa, bawang merah serta bawang putih, garam, merica, santan serta tidak hanya cacahan daging ayam pula terdapat yang mencampurnya dengan daging ikan tenggiri yang dihaluskan. Sehabis seluruh bahan dicampur kemudian dililitkan pada batang sereh baru setelah itu terbakar sebentar saja. Tidak hanya dibuat dari daging ayam ataupun ikan, sate lilit pula dapat terbuat dari daging kura- kura ataupun penyu terdapat pula yang terbuat dari daging babi yang dicincang halus kemudian dicampur dengan parutan kelapa serta aneka rempah kemudian terbakar.

10. Sate Khas Ponorogo

Sate Ponorogo merupakan sate yang berasal dari kota Ponorogo, Jawa Timur. Sate ini mempunyai karakteristik khas rasa yang cocok serta menggugah selera. Sate ponorogo dibuat dari daging ayam yang dipotong kecil- kecil setelah itu direndam bersama bumbu kecap. Sate ini sesungguhnya bersama berbumbu kacang tanah yang dicampur dengan kecap, umumnya dibuat dari irisan daging ayam, yang membedakannya merupakan pada wujud serta dimensi irisannya, bila pada sate ponorogo irisan daging ayamnya berupa irisan memanjang kemudian ditusuk dengan lidi, hingga pada sate lalat irisan daging ayamnya berupa dadu kotak tetapi dalam dimensi yang sangat kecil sayatannya sehingga sebab saking kecilnya makanya mirip lalat yang berdimensi sangat kecil sehingga diucap selaku sate lalat. Dimensi irisan daging ayam dari sate lalat yang sangat kecil ini dimaksudkan biar bumbu bisa lebih menyerap serta lebih terasa masuk ke dalam dagingnya.

11. Sate Banjar

Sate banjar merupakan sate yang berasal dari kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Sate banjar dibuat dari fillet daging ayam bagian paha. Sate banjar umumnya disajikan bersama bumbu pecel serta ketupat. Tipe sate ini unik, rasa bumbunya berbeda dari sate mayoritas di Indonesia, lebih encer serta rupanya merah kecoklatan.

12. Sate Taichan

Sate Taichan ialah salah satu kuliner sate yang sebagian waktu kemudian pernah digandrungi banyak orang. Karakteristik khas sate taichan merupakan sate daging ayam yang terbakar tanpa bumbu kecap ataupun kacang. Apalagi sebab warga Indonesia juga populer dengan jiwa inovatifnya, dikala ini banyak yang berinovasi dengan menyajikan sate taichan goreng. Sate taichan cuma disajikan dengan sambal, garam, serta perasan jeruk nipis.

13. Sate Blora

Tidak jauh berbeda dengan Sate Madura, Sate Blora pula dibuat dari daging ayam. Perbedaannya terletak pada bumbunya. Salah satu tipe sate khas Indonesia ini tidak cuma memakai bumbu kacang yang lembut, tetapi disajikan lengkap dengan kuah opor bercorak kuning yang terasa sekali gurih santannya. Tidak hanya itu, saat sebelum terbakar, daging ayam yang digunakan pula telah terlebih dulu dicampur dengan bawang putih, gula merah, serta ketumbar. Sate dari wilayah Blora ini potongannya lebih kecil dari sate yang lain.

Demikian ulasan kita kali ini tentang Sate Khas Indonesia. Sesungguhnya tidak hanya dibuat dari daging ayam ataupun kambing ataupun sapi hingga pula ada sate bandeng yang dibuat dari olahan ikan bandeng dengan bumbu khas Indonesia, kemudian pula terdapat sate kerang yang dibuat dari kerang yang diberi bumbu rempah tertentu, kemudian terdapat pula sate kelinci, sate kuda sampai sate ular pula terdapat yang dibuat dari daging ular, terdapat pula sate belut yang dibuat dari belut serta sate usus yang dibuat dari usus ayam yang diberi bumbu bakar, pula terdapat pula sate telur yang dibuat dari telur burung puyuh yang diberi bumbu tertentu serta umumnya jadi aksesoris sajian soto ataupun bubur ayam khas Indonesia serta lain sebagainya.